Situbondo- Setelah asistensi terhadap Analisa Kemiskinan Partisipatif (AKP) sebagai data tunggal kemiskinan daerah yang akan dijadikan pengajuan sebagai sandingan data pusat menuju proses mekanisme pemutakhiran mandiri (MPM) di kabupaten bersama Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), Jum’at pagi 21 april 2017 dilaksanakan asistensi indikator APK agar di akomodir oleh pusat menjadi sandingan data kemiskinan pusat ditingkat daerah dengan sosialisasi MPM.

Selain kepala Bappeda Drs. Hariyadi Tedjo Laksono M,Si , Wakil Ketua DPRD Situbondo, Rudi Afiyanto dan tim TNP2K, hadir Camat dan Kepala Desa Se- Situbondo.

Wakil Ketua DPRD Situbondo mengatakan, Dalam proses diskusi anggota Komisi IV mengaku prihatin atas data kemiskinan di situbondo yang tidak sama dalam pengaplikasiannya di daerah. Rudi afiyanto mencontohkan, Seperti subsidi kesehatan Pusat kepada sekitar 168 ribu orang yang tercover, namun banyak yang tidak faham,  masuk dalam program ini, dan masih banyak program pusat yang tidak sampai ke daerah karena ke akuratan data yang dikelola pemerintah saat ini.

“Diverifikasi untuk kesempurnaan data sehingga tepat sasaran. Membangun Sinergi antara pusat dan daerah mengenai updating data, DPRD juga telah menyiapkan peraturan daerah (Perda) tentang percepatan Pengentasan kemiskinan” Jelas Rudi Afiyanto.