Bupati H. Dadang Wigiarto, SH didampingi sekda, Drs. H. Syaifullah, MM, dan kepala Bappeda, Drs. H. Haryadi Tedjo Laksono, M. Si memimpin rapat koordinasi persiapan verifikasi lapangan evaluasi kabupaten layak anak (KLA) yang digelar oleh Bappeda di aula lt. 2. Para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan tim dari berbagai instansi terkait juga menghadiri rapat tersebut.
Bupati meminta kepada seluruh unsur yang berkaitan dengan KLA agar berkomitmen dan mempersiapkan diri dalam memghadapi verifikasi lapangan. Untuk merubah segala sesuatu yang tidak layak anak menjadi layak anak. Karena menghadapi verifikasi bukan hal yang mudah jika tidak kompak.
Titel kabupaten layak anak (KLA) bukan hanya sekedar pengakuan formal dari pemerintah pusat saja, namun lebih kepada bagaimana bidang-bidang yang berkaitan dengan anak bisa menjadi lebih baik lagi. “Sesungguhnya, hakikat dari KLA yang ingin kita raih bukan hanya pengakuan formal saja. Namun juga perbaikan segala hal yang berkaitan dengan kebutuhan anak,” ujar Bupati.
Tidak ada alasan untuk tidak menseriusi, karena anak adalah generasi penerus. Masa depan bangsa bergantung kepada mereka. Apalagi tahun 2020, Indonesia diprediksi didominasi oleh penduduk usia produktif. “Oleh karena itu era globalisasi ini sudah tidak bisa kita bendung lagi. Namun kita ikuti, dan tak ada alasan lagi mari kita persiapkan sebaik mungkin segala hal yang terkait dengan kabupaten layak anak,” pesan Bupati.