Situbondo – Bertempat di Pendopo Situbondo, selasa (21/03/2017) Lembaga Administrasi Negara menyambangi Kabupaten Situbondo dalam kegiatan Visitasi Kepemimpinan Nasional Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat II Angkatan XLIII tahun 2017, rencananya kegiatan ini akan dilaksanakan 3 hari kedepan dengan meninjau beberapa desa di Kabupaten Situbondo yang tertinggal diantaranya Desa Olean, Desa Peleyan, dan Desa Klatakan.

Bupati Situbondo H. Dadang Wigiarto, S.H menjelaskan garis besar tentang kondisi Kabupaten Situbondo dimana masyarakat Situbondo menggunakan Bahasa Madura sebagai bahasa yang digunakan sehari-hari, Situbondo juga memiliki Pondok Pesantren Salafiyah Safi’iyah Sukorejo yang cukup tua dengan usia yang mencapai 100 tahun lebih.

Bupati juga menjelaskan tentang sejarah peninggalan Belanda yang dapat ditemui di Kabupaten Situbondo yakni Jakarta Loid dan Pabrik Gula yang sudah dikenal secara Nasional. Begitu pula dengan produk Kopi Situbondo yang sempat mengikuti Festival Kopi Nasional hingga menjadi juara satu karena rasanya yang nikmat. Sementara di sektor perikanan dengan luas pantai Situbondo mencapai ±150 Km digunakan untuk membudidayakan Ikan Kerapu yang saat ini menonjol di Kabupaten Situbondo.