SITUBONDO- Bupati H. Dadang Wigiarto, SH bersama Kepala Bulog Sub Divre Bondowoso, perwakilan Kodim 0823, Polres, Kepala Disperdagin, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Komisi II DPRD turun langsung ke lapangan untuk meninjau tata niaga gabah dan sosialisasi peran Bulog kepada petani, pada Selasa, 13 Maret 2018.

Sosialisasi ini guna menepiskan isu yang menyatakan bahwa semua petani dilarang menjual gabah keluar kota oleh satuan tugas Ketahanan Pangan (dalam hal ini TNI dan Polri). Isu ini membuat petani bingung dan resah, sebab harga jual gabah saat ini sedang bagus. Ketakutan itu menyebabkan sebagian petani tidak segera memanen padinya meski telah masuk waktu panen. Tentu hal ini akan membuat beras jadi jelek.

Pada faktanya satgas Ketahanan Pangan bukan melarang petani untuk menjual keluar daerah, melainkan untuk mengontrol harga jual beras oleh pedagang agar tidak melambung tinggi.
Oleh sebab itu, Bupati H. Dadang Wigiarto, SH bersama instansi terkait dan tim satgas ketahanan pangan terjun langsung ke masyarakat. Ada beberapa lokasi yang dikunjungi oleh tim. Pertama dijunjungi yakni lokasi sawah di selatan pabrik Gula Panji, atau perempatan Panji Kidul. Ada sekitar satu hektar sawah yang akan panen pada hari itu. Bupati beserta tim berdialog langsung dengan petani tersebut. Petani menyatakan harga jual gabah saat ini Rp. 4.600 hingga Rp. 4.700. Dia juga mengakui tidak pernah menjual gabah ke petugas Bulog. Meski demikian, setelah mendapatkan informasi tentang peran Bulog, dia mengaku sangat senang. Karena tidak khawatir lagi akan rugi saat harga jual gabah kering anjlok. Karena Bulog akan membelinya dengan harga standar atau HPP Rp. 4.200.
Lokasi kedua yakni di wilayah Kecamatan Kapongan. Dan terakhir di tempat selep dan gudang penyimpanan gabah di daerah Tanjung Kamal, Kecamatan Mangaran. Pemerintah daerah memberikan arahan agar para pedagang turut menjaga kestabilan harga jual beras di pasaran. Sehingga tidak ada pihak yang dirugikan, baik petani dan pedagang sama-sama mendapatkan keuntungan.