Forkopimda Kabupaten Situbondo Menggelorakan Gerakan Tamu 1X 24 Jam Wajib Lapor Dalam Rangka memerangi Radikalisme dan Terorisme di Kabupaten Situbondo Bertempat di Pendopo Bupati Situbondo, Selasa (15/05/2018).

Sambutan pertama disampaikan oleh perwakilan ulama, KH. Zaki Abdullah, Beliau menyampaikan bahwa terorisme bukan ajaran Nabi Muhammad SAW. Jihad tidak hanya soal berperang. Kanjeng Nabi berjihad dalam dakwah di Mekkah dan baru berperang ketika di Madinah.
Para ulama menganalisis, ketika di Makkah Nabi tergolong rakyat biasa, sedangkan saat di Madinah, Nabi menjadi pemimpin. Jadi para ulama mengambil kesimpulan bahwa berperang boleh dilakukan atas perintah dari pemimpin atau negara, jika tidak maka itu adalah terorisme.
Bupati H. Dadang Wigiarto menyampaikan, bahwa pertemuan tersebut guna menghidupkan kembali gerakan tamu 1×24 jam wajib lapor yang dulu sempat ada di masyarakat. Hal ini untuk memudahkan komunikasi antara pemerintah daerah, polisi dan TNI dengan satuan struktur terkecil di masyarakat yaitu Rukun Tetangga / RT. Selanjutnya, beliau juga meminta pak camat untuk berkirim surat kepada setiap desa dan kelurahan agar diteruskan kepada RT RW.