Kontes Ternak Situbondo atau Situbondo Cattle Contest dimulai sejak Selasa (24/07) kemarin hingga hari ini, Kamis (26/07). Kontes tahunam ini diselenggarakan oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan yang didukung oleh Pemkab Situbondo serta Kementerian Pertanian. Beragam kegiatan seperti sarasehan peternakan, lomba mewarnai, pencanangan gemar makan telur dan minum susu, fashion ternak dan kicau burung digelar untuk menyemarakkan kontes tersebut.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kab. Situbondo, Drs. Aries Marhaento, M. Pd mengungkapkan, perlombaan ini guna memotivasi para peternak Situbondo untuk lebih memperhatikan kualitas hewan ternaknya. Mulai dari kualitas pakan, kebersihan, hingga kesehatan hewan untuk kemandirian pangan dan agrowisata. “Kontes kali ini ada 14 kategori lomba untuk sapi dan 4 kategori lomba untuk kambing. Ada 117 ekor dari kab. Situbondo dan 10 ekor dari kabupaten tetangga, seperti Bojonegoro, Probolinggo, Lumajang, dan Bondowoso. Dengan total hadiah sebesar 217 juta,” urai beliau dalam sambutan panitia.

Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner PKH Kementan RI, Drh. Samsul Ma’arif memuji Situbondo karena program Upsus Siwab mencapai 91 persen melebihi presentasi provinsi 89 persen. “Kita masih kekurangan daging 220 ribu ton sehingga dipenuhi dengan impor daging. Sehingga pemerintah berupaya menyebarkan bibit unggul ternak dengan murah, mudah, dan cepat dengan cara inseminasi buatan. Program itu disebut Upaya Khusus (Upsus) Sapi Indukan Wajib Bunting (Siwab) dengan harapan tahun 2026, Indonesia sudah mandiri pangan daging, ” ungkap beliau.
Sementara itu Wakil Bupati Situbondo, Ir H Yoyok Mulyadi, M. Si menyatakan hampir semua warga Situbondo terutama di daerah pedesaan ataupun pinggiran kota memiliki sapi dengan jumlah lebih dari satu. Sehingga Kab. Situbondo surplus daging dan digunakan untuk memenuhi kebutuhan Provinsi dan kabupaten tetangga. “Kontes ternak ini sudah hampir sembilan tahun diselenggarakan yakni sejak periode pertama Bupati H. Dadang Wigiarto, SH. Tujuannya untuk memotivasi para peternak lebih baik lagi dalam merawat hewannya,” pungkas Wabup.