Situbondo- Bupati H.Dadang Wigiarto SH dan Wakil Bupati Ir.H.Yoyok Mulyadi,M.Si. Serta Forkopimda Kabupaten Situbondo didampingi Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Situbondo Membuka Lomba Masak serba Ikan Tingkat Kabupaten kerjasama Dinas Perikanan Kabupaten Situbondo dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Situbondo di Alun-Alun Situbondo, Sabtu 15 Juli 2017 sekitar Pukul 08.00 Wib.


Acara lomba masak serba ikan itu di awali dengan pemberian sembako pada ratusan masyarakat fakir miskin yang secara simbolis diserahkan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Situbondo dan makan ikan olahan gratis bantuan dari pemerintah desa Gelung kecamatan Panarukan
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Situbondo, Ir H.Eko Prayudi mengatakan, lomba kali ini jauh lebih meriah karena diikuti oleh 17 perwakilan TP PKK Kelurahan/Desa dan 17 perwakilan Kecamatan se Kabupaten Situbondo serta 12 perwakilan dari Pondok pesantren.
Diharapkan melalui lomba masak serba ikan kali ini mampu meningkatkan kreasi ibu-ibu khususnya Tim Penggerak PKK kecamatan sampai tingkat kelurahan/desa untuk menyajikan masakan berbahan dasar ikan.
“Karena masyarakat di Kabupaten Situbondo dalam mengonsumsi ikan tergolong rendah tercatat tahun 2016 rata-rata 21,5 kg per kapita sedangkan jawa timur rata-rata 25,4 kg perkapita,” jelas Kadis Perikanan.
Ia juga berharap para juara Lomba Cipta Menu Olahan Ikan ini nantinya dapat menciptakan menu kreasi masakan ikan yang nantinya dapat menjadikan salah satu wisata kuliner bagi Kabupaten Situbondo dan akan dikirim mengikuti lomba ke tingkat Provinsi tanggal 17 juli 2017 di Surabaya.


Sementara Bupati Situbondo H dadang Wigiarto SH, di dampingi wakil Bupati Ir. H. Yoyok Mulyadi beserta istri, langsung melakukan pemantauan sekaligus mencicipi hasil masakan yang disajikan oleh sejumlah peserta lomba memasak ikan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Bupati H dadang Wigiarto SH, mengapresiasi lomba memasak berbagai macam ikan yang dilaksanakan Dinas Perikanan bekerja sama dengan TP PKK,. “Jenis ikan fatin dan kerapu di menjadi sebuah makanan penuh gizi,” ujar bupati.

Dengan terelenggaranya kegiatan lomba masak ini, Menurut, dapat mengedukasi masyarakat serta bisa mendorong tumbuh dan berkembangnya usaha kuliner berbasis ikan. “Pemerintah terlibat untuk menagani masalah pangan yang bersumber dari produk dari Dinas Perikanan. Untuk itu, mewujudkan ketahanan pangan dan gizi melalui bahan pangan yang berasal dari ikan. Oleh karena itu, saya apresiasi kegiatan ini,” jelasnya.