Nilai-nilai Pancasila menjadi dasar dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat. Banyak perubahan besar akan terjadi jika nilai-nilai itu dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. “Satu saja nilai Pancasila diterapkan dalam kehidupan setiap harinya, dampaknya akan luar biasa,” kata Bupati Situbondo, H. Dadang Wigiarto, SH dalam sambutan pembukaan acara Penguatan Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila yang digelar oleh Bakesbangpol Situbondo di cafe Lesada, pada Senin siang (23/07). Peserta berasal dari berbagai organisasi masyarakat, OPD, dan instansi terkait lainnya.
Contoh nilai Pancasila yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari adalah nilai kebersamaan atau kegotongroyongan. Nilai tersebut jika diterapkan dalam bidang ekonomi tentu akan sangat memudahkan masyarakat. “Rata-rata petani kita memiliki lima sampai enam sapi. Kalau ini digarap bersama-sama, maka limbah sapi-sapi itu dapat diolah dan dimanfaatkan secara kontinu. Seperti di jual ke pasaran,” jelas Beliau. . .
Konteks kekuatan kebersamaan itu termasuk prinsip-prinsip nilai Pancasila yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. “Jadi banyak sekali hal-hal yang bisa kita lakukan di dunia nyata dalam hal penerapan prinsip nilai Pancasila. Bukan hanya jargon-jargon saja,” ujar Bupati Situbondo, H. Dadang Wigiarto, SH.
Bupati meminta kepada Badan Kesatuan Politik dan Bangsa kab. Situbondo untuk menggelar kegiatan-kegiatan pendukung lainnya. Berkumpul bersama dan melayani apa yang dibutuhkan masyarakat. “Karena acara ini tidak cukup hanya dimimbar dan satu kali ini saja, namun harus terus berkelanjutan untuk semakin menguatkan penanaman nilai Pancasila dalam kehidupan masyarakat,” pungkas Bupati Situbondo. .
Acara dilanjutkan dengan materi yang dibawakan oleh Kepala bidang Interaksi Bangsa, Bakesbangpol Prov. Jatim, Bapak Drs. Boedi Soekorilanto, M. Si.