Wakil Bupati Situbondo Yoyok Mulyadi, Senin, memantau pelaksanaan ujian nasional (UN) SMP/MTs Negeri Swasta untuk mengantisipasi terjadinya kebocoran soal dan memastikan pelaksanaan UN hari pertama itu berjalan lancar.

Sejumlah sekolah SMP sederajat di Kota Santri itu, yang dipantau langsung oleh bupati dan wakil bupati, di antaranya MTs Negeri Situbondo, SMP Negeri 5
4 Situbondo, SMP Negeri 1 Panji, serta SMP Negeri 1 Situbondo. “Selain itu, kami juga memantau SMP Negeri 1 Panji, SMP Negeri 1 Kapongan dan MTs Negeri Situbondo. Setelah kami datangi satu persatu, semua sekolah SMP sederajat diketahui sudah siap melaksanakan UN. Alhamdulillah hari pertama pelaksanaan UN berjalan lancar,” ujar Wakil Bupati Situbondo.

Selain untuk memantau langsung pelaksanaan UN, kegiatan monitoring itu juga bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya kebocoran naskah soal UN SMP sederajat di wilayahnya. “Saya menjamin tidak ada kebocoran naskah soal UN. Selain naskah soal UN disimpan di masing-masing Polsek di Situbondo, pendistribusian naskah soal ke masing-masing sekolah penyelenggara juga dikawal ketat polisi dan pengawas UN,” paparnya.

Wakil Bupati Situbondo juga menuturkan sangat mendukung rencana Dinas Pendidikan Kabupaten Situbondo yang akan melaksanakan ujian nasional berbasis komputer untuk tingkat SMP/MTs sederajat pada tahun depan dengan cara menyediakan sarana prasarana yang dibutuhkan dalam UN seperti jaringan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Kabupaten Situbondo, Fathor Rahman, mengatakan pada pelaksanan UN SMP sederajat tercatat sebanyak 10.897 peserta, dari total sebanyak 200 lembaga penyelenggara UN 2016. “Kami jamin tidak ada kebocoran naskah soal UN. Pada pelaksanaan UN 2017, kami merencanakan sebanyak 20 lembaga SMP di Situbondo melaksanakan UN berbasis komputer atau UNBK,”.